HIV bagaikan momok yang menakutkan bagi orang di seluruh dunia terutama di negara-negara berkembang, tanpa terkecuali di Indonesia. Hingga detik ini, obat untuk HIV/AIDS memang belum dapat ditemukan. Kalaupun ada, sifatnya hanya untuk meredakan sakit dan kompleksitas penyakit yang menjangkiti penderitanya. Hal ini pun, seperti biasa, dimanfaatkan oleh para pecinta teori konspirasi untuk membuat teori aneh ciptaan mereka sendiri. Misalnya, HIV sengaja tidak dicari obatnya demi keuntungan perusahaan farmasi (yang tentu saja tidak benar). Oleh sebab itu, saya selaku kontributor di situs ini akan menjelaskan mengapa obat HIV/AIDS itu sulit ditemukan, sehingga ia susah disembuhkan.

Memahami HIV

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Sebenarnya, HIV sama-sama menyerang tubuh layaknya virus lain, tapi hal yang membedakan adalah HIV secara spesifik menyerang Sel T pembantu, atau bisa juga disebut sel CD4. HIV mula-mula menyusup ke dalam sel CD4, menaruh kode genetiknya disana, lalu secara praktis mengubah sel imun tadi menjadi pabrik yang memproduksi virus HIV. Dalam prosesnya, sel CD4 akan hancur dan melepaskan virus HIV dan akan ada lebih banyak lagi sel CD4 yang terinfeksi.

Tahap Akhir: AIDS

AIDS sendiri singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Perlu diingat baik–baik, AIDS bukanlah virus, tapi gejala dan dampak yang ditimbulkan dari infeksi virus HIV. Ketika virus HIV sudah menyebar kemana-mana dan menghancurkan banyak sel CD4, maka secara otomatis tubuh jadi jauh lebih rentan terhadap penyakit. Orang yang sudah masuk pada tahap AIDS bahkan bisa meninggal dunia hanya karena infeksi ringan. “Kenapa bisa?”. Bisa dong, karena imunitas tubuh jadi jauh lebih lemah akibat matinya banyak sel CD4, sehingga bakteri atau virus yang normalnya bisa dikalahkan tubuh dengan mudah, jadi sukar dikalahkan tubuh.

Perawatan Untuk Pasien HIV

Berkat usaha dan kerja keras para peneliti, mereka akhirnya berhasil menemukan perawatan untuk pasien HIV, namanya adalah antiretroviral therapy atau ARV. Cara kerja obat ini adalah dengan menghambat proses replikasi virus HIV itu sendiri. Salah satu caranya adalah dengan  ‘mengikat’ diri dengan enzim yang diperlukan HIV untuk bereplikas dan ada juga yang meniru nukleotida ,yang merupakan salah satu bagian dari DNA HIV. Pada intinya, dua cara ini sama-sama menghambat replikasi virus HIV.

Kenapa Belum Sembuh?

Meskipun kita sudah punya ARV yang terbukti bisa memperpanjang usia pasien HIV, sayangnya dia hanya menghambat pertumbuhan virus HIV, tidak memusnahkan secara total. Seperti yang saya jelaskan di atas, virus HIV itu menyisipkan kode genetiknya ke sel CD4. Sayangnya, tidak semua sel CD4 yang terinfeksi itu akan menunjukkan gejala-gejala tertentu. Virus HIV terkadang bisa berada dalam mode dormant alias tidur untuk waktu yang panjang, sampai akhirnya suatu saat mereka aktif dan bereplikasi. Kelemahan yang harus dihadapi saat ini adalah semua obat yang tersedia saat ini hanya bisa menyerang virus HIV saat mereka sudah aktif, tapi tidak dengan yang dalam keadaan dormant.

Adakah Harapan Untuk Pengobatan Kedepannya?

Obat-obatan yang tersedia saat ini hanya mampu menargetkan targetnya berdasarkan protein. Sedangkan seperti yang kita ketahui bersama, HIV itu cuma menaruh kode genetik berupa RNA di sel CD4. Untungnya berkat kemajuan teknologi di bidang mikrobiologi, khususnya rekayasa genetika, kita punya harapan baru!

Ada tren baru-baru ini yang dikenal dengan CRISPR (kita akan bahas CRISPR kapan-kapan!). Dengan memanfaatkan CRISPR ini, kita dimungkinkan untuk \mencari dan memotong kode genetik HIV dari sel CD4. Ada juga metode lain untuk mengaktifkan seluruh virus HIV secara paksa dengan obat-obatan, untuk kemudian dihancurkan seluruhnya. Sayangnya keduanya belum bisa diaplikasikan pada manusia. Sekian penjelasan dari saya, jika ada yang hendak ditanyakan, silakan tulis di kolom komentar, ya!

2 tanggapan untuk “Kenapa Belum Ada Obat Untuk HIV?

    1. Kalau yang ditanya “mungkin”, jawabannya mungkin aja.

      Tapi mengingat perkembangan nanoteknologi itu masih baru, aku ragu pemanfaatannya bisa dalam waktu dekat.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s