Metode ilmiah secara tradisional disajikan dalam bab pertama buku teks sains sebagai resep sederhana untuk melakukan penyelidikan ilmiah. Meskipun banyak poin bermanfaat yang tercakup dalam metode ini, metode ini dapat dengan mudah disalahartikan sebagai proses linier dan mirip “buku masak”: ambil sebuah masalah dari rak, masukkan ke dalam sebuah pengamatan, campurkan beberapa pertanyaan, taburi sebuah hipotesis, masukkan keseluruhan campuran ke dalam percobaan – dan voila, 50 menit kemudian anda akan menarik kesimpulan dari pemanggang! Hal itu mungkin berhasil jika sains seperti memasak makanan. Namun, sains itu rumit dan tidak bisa direduksi menjadi resep tunggal.

 

sciencerecipe
Sains tidak bekerja seperti ini.

Representasi linier dari proses sains seperti gambar di atas adalah simplikasi yang berlebihan. Namun, setidaknya ada satu hal yang benar: gambar tersebut menangkap logika inti sains yakni menguji gagasan dengan bukti. Sayangnya, metode ilmiah semacam ini terkesan disederhanakan dan kaku, sehingga gagal menggambarkan secara akurat bagaimana sains sesungguhnya bekerja.

Inilah beberapa fakta yang kamu harus tahu dan pertimbangkan mengenai metode ilmiah dalam sains:

  • Metode ilmiah linier yang disederhanakan menyiratkan bahwa studi ilmiah mengikuti resep linier yang tidak bervariasi. Namun, kenyataannya para ilmuwan terlibat dalam berbagai aktivitas dalam urutan yang berbeda. Investigasi ilmiah sering kali berulang kali mengulangi langkah yang sama untuk menjelaskan informasi dan ide baru. 
  • Metode ilmiah linier yang disederhanakan menyiratkan bahwa sains dilakukan oleh ilmuwan individual yang mengerjakan langkah-langkah ini secara terpisah. Namun, kenyataannya sains bergantung pada interaksi dalam komunitas ilmiah. Bagian yang berbeda dari proses sains dapat dilakukan oleh orang yang berbeda pada waktu yang berbeda.
  • Metode ilmiah linier yang disederhanakan menyiratkan bahwa sains memiliki ruang yang sedikit untuk kreativitas. Namun, kenyataannya proses sains itu mengasyikkan, dinamis, dan tak terduga. Ilmu pengetahuan mengandalkan orang-orang kreatif yang berpikir di luar kotak!
  • Metode ilmiah linier yang disederhanakan menyiratkan bahwa sains hanya menyimpulkan. Namun, kenyataannya kesimpulan ilmiah selalu dapat diperbaiki jika dibenarkan oleh bukti. Penyelidikan ilmiah sering berlangsung, mengajukan pertanyaan baru bahkan setelah pertanyaan lama dijawab.

Dalam beberapa terbitan kedepan, kita akan menyimak bagaimana sains sesungguhnya bekerja.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s