Utamanya, gagasan ilmiah tidak hanya harus bisa diuji, tapi harus diuji-dengan banyak bukti yang berbeda oleh banyak orang. Karakteristik ini menjadi inti semua sains. Para ilmuwan secara aktif mencari bukti untuk menguji gagasan mereka-bahkan jika tesnya sulit dan repot, misalnya, menghabiskan bertahun-tahun mengerjakan eksperimen tunggal, melakukan perjalanan ke Antartika untuk mengukur kadar karbon dioksida di inti es, atau mengumpulkan sampel DNA dari ribuan sukarelawan di seluruh dunia. Melakukan tes semacam itu sangat penting bagi sains karena dalam sains, penerimaan atau penolakan terhadap sebuah gagasan ilmiah bergantung pada bukti yang relevan dengannya-bukan berdasarkan dogma, pendapat umum, atau tradisi. Dalam sains, gagasan yang tidak didukung oleh bukti akhirnya ditolak. Dan gagasan yang terlindungi dari pengujian atau hanya diijinkan untuk diuji oleh satu kelompok dengan kepentingan tersendiri bukanlah bagian dari sains yang baik.

Kita kembali lagi ke contoh Ernest Rutherford

Laboratorium Ernest Rutherford menguji gagasan bahwa massa positif atom menyebar dengan cara yang berbeda dengan menembakkan partikel alfa melalui selembar kertas emas, namun bukti yang dihasilkan dari eksperimen itu merupakan kejutan: sebagian besar partikel alfa melewati lapisan emas tanpa berubah arah seperti yang diharapkan, namun beberapa partikel alfa muncul kembali di arah yang berlawanan, seolah-olah mereka telah menabrak sesuatu yang padat dan padat di lapisan emas. Jika atom emas benar-benar seperti kue kismis, semua partikel alfa harus melewati lembaran emas, tapi ternyata tidak!

Dari bukti ini, Rutherford menyimpulkan bahwa model kue kismis tidak benar, meskipun sangat populer di kalangan ilmuwan lainnya. Sebagai gantinya, bukti menunjukkan bahwa sebuah atom sebagian besar adalah tempat kosong dan muatan positifnya terkonsentrasi di intinya. Ketika partikel alpha bermuatan positif ditembakkan pada foil emas, kebanyakan dari mereka melewati Ruang kosong dari atom emas dengan sedikit defleksi, tapi beberapa di antaranya menabrak inti atom emas yang padat dan bermuatan positif dan langsung memantul. Gagasan bahwa atom memiliki inti bermuatan positif juga dapat diuji. Banyak eksperimen independen dilakukan oleh peneliti lain untuk melihat apakah gagasan tersebut sesuai dengan hasil eksperimen lainnya.

Cerita Rutherford berlanjut saat kita memeriksa setiap item di Science Checklist.
Untuk mengetahui bagaimana checklist ini dilakukan terhadap checklist lainnya, baca terus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s