Jadi, apa itu sains?

Nah, sains itu ternyata sulit untuk didefinisikan secara tepat. (Filsuf telah memperdebatkannya selama beberapa abad!) Masalahnya adalah bahwa istilah “sains” berlaku untuk serangkaian usaha manusia yang sangat luas, mulai dari pengembangan laser, hingga menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan manusia.

20953368_1741263539507273_7763381854171025798_n
Selama itu fenomena alami, sains bisa menyelidiknya.

Untuk mendapatkan pemahaman tentang sains itu, kita akan melihat checklist yang merangkum karakteristik utama sains dan membandingkannya dengan kasus prototipikal sains yang sedang berjalan: penyelidikan Ernest Rutherford mengenai struktur atom. Kemudian, kita akan melihat beberapa kasus lain yang kurang “khas” contoh sains untuk melihat bagaimana mereka mengukur dan karakteristik apa yang mereka miliki.

Checklist ini memberikan panduan untuk kegiatan macam apa yang tercakup oleh sains, namun karena batasan sains tidak didefinisikan secara jelas, daftar tersebut tidak boleh ditafsirkan sebagai syarat mutlak. Beberapa karakteristik ini sangat penting bagi sains (misalnya, semua sains bergantung pada bukti), namun yang lainnya tidak sepenting itu. Misalnya, beberapa penyelidikan ilmiah bisa menemui jalan buntu dan tidak mengarah pada penelitian yang sedang berlangsung. Gunakan checklist ini sebagai pengingat fitur sains yang umum. Jika sesuatu tidak memenuhi sebagian besar karakteristik ini, seharusnya tidak diperlakukan sebagai sains.

1. Sains bertanya tentang dunia natural (natural world)

Sains mempelajari dunia natural. Ini termasuk komponen alam semesta di sekitar kita seperti atom, tumbuhan, ekosistem, manusia, masyarakat dan galaksi, begitu pula kekuatan alami yang bekerja pada hal-hal itu. Sebaliknya, sains tidak dapat mempelajari kekuatan dan penjelasan supranatural. Misalnya, gagasan bahwa kehidupan akhirat bukan merupakan bagian dari sains, karena kehidupan setelah kematian ini beroperasi di luar peraturan yang mengatur alam. Selama itu fenomena alami, sains bisa menyelidikinya. Sains dapat menyelidiki segala macam pertanyaan:

  • Kapan batuan tertua di bumi terbentuk?
  • Melalui reaksi kimia seperti apa, jamur mendapatkan energi dari nutrisi yang mereka dapatkan?
  • Apa yang menyebabkan bintik merah Jupiter?
  • Bagaimana kabut asap bergerak melalui atmosfer?

Sangat sedikit pertanyaan terlarang dalam sains – tapi jenis jawaban yang bisa diberikan sains terbatas. Ilmu pengetahuan hanya bisa menjawab dalam hal fenomena alam dan proses alam. Saat kita bertanya kepada diri sendiri pertanyaan seperti, Apa arti hidup? Dan apakah jiwa itu ada? Umumnya kita mengharapkan jawaban yang berada di luar alam – dan karenanya, di luar sains.

Contoh Kasus: Rutherford dan Atom

20883091_1741263429507284_4576430742638887671_n
Ernest Rutherford

Pada awal 1900-an, Ernest Rutherford mempelajari (antara lain) pengorganisasian atom – partikel fundamental dunia alami. Meskipun atom tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, mereka dapat dipelajari dengan alat sains karena mereka adalah bagian dari alam.

Cerita Rutherford berlanjut saat kita memeriksa setiap item di Science Checklist. Untuk mengetahui bagaimana pemeriksaan ini dilakukan terhadap checklist lainnya, baca part 2 dan seterusnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s